Home > jilbab rabbani terbaru > jilbab rabbani dan Hikmah Perintah Jilbab

jilbab rabbani dan Hikmah Perintah Jilbab

jilbal rabbanijilbab rabbani dan Hikmah Perintah  Jilbab – Sama  halnya  dengan bentuk  ketaatan lainnya, pelaksanaan perintah jilbab akan membawa hikmah dan kemaslahatan tersendiri. Salah satu hikmah pemakaian jilbab rabbani  adalah seorang perempuan akan mudah dikenali sebagai muslim sehingga memudah­ kan  dalam  proses  ta’ aruf (perkenalan) dengan sesama muslim sebagai tahap awal jalinan  ukhuwah lslamiyah.

Sebagai contoh, Nurul, kerabat Ummi  yang pernah tinggal  di   luar   negeri, seringkali merasa beruntung karena mengenakan jilbab rabbani. Pengalaman serupa pernah terjadi pada Hj. Mahdiah, S.H. M. Hum, Wakil Ketua PP Aisyiyah saat berada di bandara  luar  negeri.  Di tengah suasana asing di negri orang, tiba-tiba ada seorang petugas bandara berkebangsaan Swedia yang menunjuk-nunjuk  dan memanggilnya.

Hikmah lainnya, menurut Muslih, adalah agar kaum perempuan tidak diganggu oleh orang-orang yang   suka   mengganggu.  Sebagian    orang beranggapan bahwa kondisi sekarang sudah cukup aman (dari gangguan, red) sehingga tak perlu ber­ jilbab. Menanggapipernyataan ini, Muslih menolak tegas “Siapa bilang  aman?  Berapa orang yang diperkosa? Anda berani nggak jam sepuluh malam jalan sendiri? Kondisi sekarang malah  lebih jahat daripada zaman jahiliyah dulu” katanya gusar. Ia kemudian  menjelaskan bahwa  sesung­guhnya ajaran Islam tidak boleh berubah  karena mengikuti zaman, justru   zaman itu  yang  harus mengikuti Islam. Ajaran Islam sama sekali   tidak mengungkung kaum perempuan, tapi  hukum di­ tentukan Allah Swt untuk kemaslahatan manusia.

Dalam  pengertian yang  selaras, Herlini mengungkapkan bahwa perintah  menutup aurat mengiringi perintah menundukkan  (menahan) pandangan yang dalam istilah  Al Quran disebut dengan ghadul  bashar.  “Dalam praktiknya, sulit bagi kita untuk melakukan ghadul bashar secara sempurna. Nah, untuk menjaga diridari pandangan laki-laki, kaum perempuan diperintahkan menutup auratnya.”

sumber: majalah UMMI edisi spesial 3 tahun 2002 hal.6
terima kasi sudah menyempatkan waktu untuk membaca artikel yang berjudul jilbab rabbani dan Hikmah Perintah Jilbab.

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: